Tampilkan postingan dengan label Setting Mikrotik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Setting Mikrotik. Tampilkan semua postingan

Kamis, 16 Mei 2019

Cara Seting Mikrotik Routerboard Sebagai Switch

Cara Seting Mikrotik RouterBoard sebagai Switch - Routerboard Mikrotik yaitu suatu perangkat jaringan yang serba guna. Kita sanggup memanfaatkan Mikrotik sebagai Router, Proxy, DHCP Server, VPN, bahkan Switch. Pada artikel kali ini Tutorial Mikrotik Indonesia akan membahas Cara Seting Mikrotik RouterBoard sebagai Switch. Settingan kali ini terbilang mudah, alasannya yaitu anda tidak perlu menyetting mikrotik dari awal, cukup dengan konfigurasi yang telah ada dan ditambahkan dengan mengaktifkan fitur switchnya. Pada tutorial kali ini dipakai Mikrotik RB750 yang mempunyai 5 port ethernet. Anda sanggup menyesuaikan dengan perangkat Mikrotik anda masing-masing.

Switch merupakan penghubung beberapa alat untuk membentuk suatu Local Area Network (LAN). Routerboard Mikrotik RB750 telah disediakan fungsi switch, yang mana jikalau sahabat menginginkan men-share internet lebih dari satu komputer atau pada umumnya topologi yang dipakai kebanyak internet di share melalui media wifi dan lan memakai kabel.

Oke pribadi saja pada pokok masalah, berikut ini setting yang admin gunakan yaitu melalui winbox :

  1. Login ke mikrotik anda memakai winbox
  2. Pada hidangan "Interface" akan nampak ibarat gambar berikut

    Cara Seting Mikrotik RouterBoard sebagai Switch Cara Seting Mikrotik RouterBoard sebagai Switch

    Dari gambar diatas akan sahabat temukan Interface "Local" yang mengarah pada jaringan lokal (LAN) dan Interface "Public" yang mengarah pada internet (modem), juga terdapat ether3, ether4 dan ether5 yang nantinya kita setting sebagai switch.

  3. Klik 2X pada interface ether3, ether4 dan ether5 kemudian setting sebagai berikut.
    Pada interface ether3, ether4 dan ether5 pilih tab "General" kemudian isikan :

    • Name : ether3 (atau dengan nama lain)
    • ARP : enable
    • Master Port : Local (interface yang mengarah pada lan)
    • Pilih OK

    Cara Seting Mikrotik RouterBoard sebagai Switch Cara Seting Mikrotik RouterBoard sebagai Switch

    Settingan yang sama pada ether4 dan ether5, yang membedakan hanya nama interfacenya.

  4. Langkah selanjutnya kita akan menciptakan rule pada IP Firewall.

    Cara Seting Mikrotik RouterBoard sebagai Switch Cara Seting Mikrotik RouterBoard sebagai Switch

  5. Selanjutnya akan muncul jendela "Firewall" kemudian pilih "Filter Rules". Disini kita akan menambahkan rule semoga ether3, ether4 dan ether5 sanggup mengakses internet dengan mendapat IP dhcp, berikut settingannya :

    Cara Seting Mikrotik RouterBoard sebagai Switch Cara Seting Mikrotik RouterBoard sebagai Switch

  6. Klik tanda tambah yang berwarna merah untuk menciptakan rule ibarat gambar poin 5, selanjutnya setting ibarat gambar berikut :

    Cara Seting Mikrotik RouterBoard sebagai Switch Cara Seting Mikrotik RouterBoard sebagai Switch

    Pada tab "General" isikan sebagai berikut :
    • Chain : input
    • Protocol : 1 (icmp)
    Pada tab "Action" pilih "accept" dilanjutkan pilih "Apply" kemudian "OK"

    Cara Seting Mikrotik RouterBoard sebagai Switch Cara Seting Mikrotik RouterBoard sebagai Switch

  7. Buat rule gres dengan cara yang sama ibarat poin 6 kemudian isikan ibarat gambar berikut :

    Cara Seting Mikrotik RouterBoard sebagai Switch Cara Seting Mikrotik RouterBoard sebagai Switch

    Pada tab "General" isikan sebagai berikut :
    • Chain : Input
    • Connection State : established
    Pada tab "Action" pilih "accept" dilanjutkan pilih "Apply" kemudian "OK" (sama dengan poin 6)

  8. Buat rule gres lagi langkah-langkahnya sama dengan poin 7, hanya saja pada "Connection State" dipilih "related" dan pada tab "Action" pilih "Accept", lihat gambar berikut :

    Cara Seting Mikrotik RouterBoard sebagai Switch Cara Seting Mikrotik RouterBoard sebagai Switch

  9. Langkah terakhir yaitu dengan menciptakan rule gres lagi ibarat gambar berikut :

    Cara Seting Mikrotik RouterBoard sebagai Switch Cara Seting Mikrotik RouterBoard sebagai Switch

    Pada tab "General" isikan sebagai berikut :
    • Chain : Input
    • In.Interface : Public
    Pada tab "Action" pilih "drop" dilanjutkan pilih "Apply" kemudian "OK" (sama dengan poin 6)

    Cara Seting Mikrotik RouterBoard sebagai Switch Cara Seting Mikrotik RouterBoard sebagai Switch

Reboot routerboard anda kemudian tes pada slot ether3, ether4 dan ether5 kemudian ping ke yahoo jikalau reply maka settingan kita sudah benar, kini routerboard miktorik rb750 anda sudah sanggup menjadi router yang handal sekaligus bertindak sebagai switch.

Demikianlah tutorial Cara Seting Mikrotik RouterBoard sebagai Switch. Selamat mencoba dan semoga sukses :)

Sumber :
https://namawebmu.blogspot.com/search?q=cara-setting-switch-routerboard 

Cara Konfigurasi Dns Server Mikrotik

Cara Konfigurasi DNS Server Mikrotik - Mungkin anda sudah sering mendengar istilah DNS Server ini. DNS (Domain Name System) Server berfungsi memetakan hostname atau domain situs web di Internet ke IP address nya (menjadi IP address). Sebagai catatan, jaringan komputer (termasuk internet) berkomunikasi dengan memakai alamat IP bukan dengan nama-nama domain ibarat .com, .net, .org, dll. Itulah sebabnya untuk mengkonfigurasikan komputer user maupun router yang akan mengakses internet DNS Server nya harus dikonfigurasi terlebih dahulu. Jika tidak, maka situs yang akan dituju tidak sanggup diakses lantaran IP address nya tidak sanggup diketahui.

Untuk mengkonfigurasi DNS Server di Mikrotik anda sanggup menyeting nya via command line maupun via winbox. Berikut ini referensi command donasi DNS Server 8.8.8.8 (DNS punya Google) :
[admin@MikroTik] > ip dns set servers=8.8.8.8 allow-remote-requests=yes

Cek apakah setingan DNS sudah masuk.
[admin@MikroTik] > ip dns print
servers: 8.8.8.8
dynamic-servers:
allow-remote-requests: yes
max-udp-packet-size: 4096
cache-size: 2048KiB
cache-max-ttl: 1w
cache-used: 9KiB

Pada command di atas maksud allow-remote-requests=yes ialah akan mengakibatkan Router Mikrotik anda sebagai DNS Server juga. Sehingga nantinya konfigurasi DNS pada komputer user cukup diarahkan ke Router Mikrotik, dan tidak lagi diarahkan ke DNS Server milik Google ataupun ISP, atau lainnya. Hal ini sanggup menghemat penggunaan Bandwidth lantaran pertanyaan-pertanyaan DNS hanya akan diberikan ke Router Mikrotik anda.

Untuk lebih mudahnya anda sanggup memakai Winbox untuk mengkonfigurasi DNS Server di Mikrotik melalui sajian IP --> DNS --> tombol Settings, maka akan muncul tampilan ibarat ini :


Sebaiknya anda mengkonfigurasi lebih dari satu DNS Server, sehingga saat server pertama down kita masih sanggup memakai server kedua. Anda sanggup memasukkan DNS server nya ibarat gambar di atas atau melalui command line dengan command berikut ini :
[admin@MikroTik] > ip dns set servers=8.8.8.8,8.8.4.4 allow-remote-requests=yes

Setelah DNS Server di Mikrotik sudah dikonfigurasi maka seharusnya Router Mikrotik sudah sanggup terhubung ke internet. Cek koneksi ke internet dengan melaksanakan ping ke website ibarat google.com.


Gunakan Ctrl + C untuk menghentikan proses ping.
Serikat Pekerja PLN

Demikianlah tutorial Cara Konfigurasi DNS Server Mikrotik di blog Tutorial Mikrotik Indonesia ini. Selamat mencoba dan terimakasih sudah mampir :D

Apa Itu Ntp? Setting Ntp Client Di Mikrotik

Apa itu NTP? Setting NTP Client di Mikrotik - Ada yang tau apa itu NTP (Network Time Protocol)? Pasti banyak yang belum tau apa itu Network Time Protocol. NTP memang terdengar absurd bagi orang yang belum begitu paham wacana jaringan komputer. Oke, untuk mempelajari lebih lanjut wacana Apa itu NTP (Network Time Protocol) dan penerapannya di Mikrotik silakan simak pengertian NTP berikut ini :

Pengertian NTP

Network Time Protocol atau lebih sering disebut dengan istilah NTP ialah sebuah prosedur atau protokol yang dipakai untuk melaksanakan sinkronisasi terhadap penunjuk waktu dalam sebuah sistem komputer dan jaringan. Proses sinkronisasi ini dilakukan di dalam jalur komunikasi data yang biasanya memakai protokol komunikasi TCP/IP. Sehingga proses ini sendiri sanggup dilihat sebagai proses komunikasi data biasa yang hanya melaksanakan pertukaran paket-paket data saja.  

NTP memakai port komunikasi UDP nomor 123. Protokol ini memang didesain untuk sanggup bekerja dengan baik meskipun media komunikasinya bervariasi, mulai dari yang waktu latensinya tinggi hingga yang rendah, mulai dari media kabel hingga dengan media udara. Protokol ini memungkinkan perangkat-perangkat komputer untuk tetap sanggup melaksanakan sinkronisasi waktu dengan sangat sempurna dalam banyak sekali media tersebut. Biasanya dalam sebuah jaringan, beberapa node dilengkapi dengan kemudahan NTP dengan tujuan untuk membentuk sebuah subnet sinkronisasi. Node-node tersebut lalu akan saling berkomunikasi dan ber sinkronisasi menyamakan waktu yang direkam mereka. Meskipun ada beberapa node yang akan menjadi master (primary server), protokol NTP tidak membutuhkan prosedur pemilihan tersebut.

Oke sudah tau kan apa itu NTP? Kalo sudah terperinci wacana NTP kini lanjut ke seting NTP pada Mikrotik mari kita Belajar Mikrotik lebih dalam lagi wacana NTP.

Setting Network Time Protocol Client di Mikrotik

Dalam kondisi tertentu Router Mikrotik harus bekerja menurut waktu, baik tanggal, hari, maupun jam. Misalnya saja bila Anda ingin memblokir jalan masuk internet di luar jam kerja atau memblokir beberapa situs pada jam-jam tertentu. Jika anda memakai PC sebagai Router Mikrotik ini tentu bukan masalah, alasannya ialah di Motherboard komputer sudah terpasang baterai yang sanggup mempertahankan konfigurasi waktu. Namun pada RouterBoard Mikrotik yang tidak mempunyai barerai internal maka konfigurasi waktu akan kacau tiap kali router mengalami restart.

Nah, untuk menghindari ketidakakuratan konfigurasi waktu inilah, maka pada Router Mikrotik perlu dikonfigurasikan Network Time Protocol (NTP). Router Mikrotik perlu mengetahui NTP Server yang ada di Internet dan akan berusaha menyesuaikan dengan konfigurasi waktu yang ada di NTP Server tersebut. Untuk sinkronisasi konfigurasi waktu pada Router Mikrotik, Anda sanggup memakai NTP Server untuk Indonesia dengan IP Address 203.160.128.3.

Untuk lebih mudahnya silakan anda gunakan Winbox untuk menyeting NTP Client nya. Buka Winbox, masuk ke sajian System --> NTP Client, menyerupai gambar berikut :


Centang opsi Enabled --> Mode : unicast --> Primary NTP Server : 203.160.128.3

Atau sanggup juga memakai command line :
[admin@MikroTik] > system ntp client set primary-ntp=203.160.128.3 enabled=yes mode=unicast

Selanjutnya seting waktu pada mikrotik nya dengan masuk ke sajian System --> Clock, menyerupai gambar di bawah ini :


Atau sanggup juga memakai command line :
[admin@MikroTik] > system clock set time-zone-name=Asia/Jakarta

Sekarang konfigurasi waktu Router Mikrotik anda sudah sesuai.
Semoga artikel Tutorial Mikrotik Indonesia wacana Apa itu NTP? Setting NTP Client di Mikrotik ini sanggup bermanfaat :).


Cara Menciptakan Hotspot Di Mikrotik : Seting Dasar Hotspot Mikrotik

Cara Membuat Hotspot di Mikrotik : Seting dasar Hotspot Mikrotik - Router Mikrotik merupakan router yang mempunyai fitur lengkap. Salah satu fitur yang cukup terkenal dan banyak dipakai dari Router Mikrotik itu sendiri ialah Hotspot. Tahukah anda perbedaan internet sharing biasa dengan Hotspot? Mungkin anda sering menemukan sinyal internet wifi yang di password dengan memakai WPA atau WEP. Anda akan sanggup internetan kalau memasukkan password dengan benar. Kaprikornus siapa saja sanggup mengakses wifi itu kalau tau password nya alasannya ialah password nya hanya ada satu.

Berbeda dengan metode Hotspot, yang mana kebanyakan wifi hotspot tidak di password dan semua user sanggup konek kemudian akan diarahkan ke halaman login di Web Browser. Tiap user sanggup login dengan username dan password yang berbeda-beda. Metode semacam inilah yang sering kita temukan di wifi Cafe, Sekolah, kampus, maupun area publik lainnya.

Nah, kini kita akan membahas Tutorial Mikrotik Indonesia dengan mencoba menciptakan dan seting mikrotik sebagai Hotspot. Namun sebelumnya anda perlu tau apa saja kelebihan Hotspot dengan memakai Mikrotik. Dengan memakai Mikrotik sebagai Hotspot, anda sanggup mengkonfigurasi jaringan wireless yang hanya sanggup dipakai dengan username dan password tertentu.

Anda juga sanggup melaksanakan administrasi terhadap user-user tersebut. Misalnya, mengatur durasi total penggunaan hotspot per user, membatasi berapa besar data yang sanggup di download tiap user, mengatur konten apa saja yang boleh diakses user, dll.

Oke, udah tau kan apa saja kelebihan dan fitur-fitur hotspot mikrotik. Sekarang lanjut Balajar Mikrotik eksklusif ke praktek nya. Kita mulai dengan konfigurasi dasar hotspot nya dulu ya.

1. Tentukan interface yang akan dibuatkan hotspot. Karena kita akan menciptakan hotspot via wifi maka pilih interface wlan. Disini aku asumsikan memakai wlan1. Aktifkan wlan1 dan gunakan mode AP Bridge, isikan SSID dengan nama hotspot anda.



2. Beri IP address interface wlan1, contohnya 192.168.100.1/24
ip address add address= 192.168.100.1/24 interface=wlan1

Atau sanggup melalui winbox, masuk ke sajian IP --> Address


3. Sekarang kita mulai menciptakan Hotspot untuk wlan1. Untuk lebih gampang nya kita memakai wizard Hotspot Setup. Masuk ke sajian IP --> Hotspot --> Hotspot Setup



4. Pilih Hotspot Interface : wlan1 --> klik Next

5. Selanjutnya mengisikan IP address dari wlan1 dan centang Masquerade Network. klik Next


6. Menentukan range IP address yang akan diberikan ke user (DHCP Server), misal : 192.168.100.10-192.168.100.254. Kaprikornus user akan diberikan IP secara otomatis oleh DHCP Server antara range IP tersebut.


7. Memilih SSL certificate. Pilih none saja, klik Next.


8. IP Address untuk SMTP Server kosongkan saja. Klik Next.



9. Memasukkan alamat DNS Server. Isikan saja dengan DNS Server nya Google : 8.8.8.8 dan 8.8.4.4. Klik Next.



10. Memasukkan nama DNS untuk local hotspot server. Jika diisi nantinya akan menggantikan alamat IP dari wlan1 sebagai url halaman login. Jika tidak diisi maka url halaman login akan mengguakan IP address dari wlan1. Kosongkan saja, klik next.


11. Hotspot sudah berhasil dibuat. Silakan anda coba koneksikan laptop anda ke wifi hotspot anda.



12. Buka browser dan kanal web sembarang, contohnya mikrotikindo.blogspot.com maka anda akan dialihkan ke halaman login hotspot mikrotik. Pastikan alamat web yang dituju tidak memakai protokol https tetapi memakai http. Jika memakai HTTPS maka redirect ke login page akan error.

13. Silakan coba login dengan username : admin dan password : kosong. 
14. Jika berhasil login berarti Hotspot sudah beres.
15. Untuk mengedit dan menambahkan user silakan masuk ke sajian IP --> Hotspot --> klik tab Users




Jika teman-teman masih kurang paham dan resah wacana cara konfigurasi mikrotik hotspot ini, teman-teman sanggup coba lihat Video Tutorial Penjelasan dan Cara Setting Hotspot Mikrotik Berikut ini :


 




Oke cukup sekian dulu tutorial wacana Cara Membuat Hotspot di Mikrotik : Seting dasar Hotspot Mikrotik. Untuk pembahasan fitur hotspot mikrotik lainnya menyerupai klarifikasi sajian tab Hotspot dan user manager memakai RADIUS Server silakan sanggup Anda cari disini :
https://mikrotikindo.blogspot.co.id/search/label/Hotspot

Selamat Belajar Mikrotik, Good luck :)

Cara Membatasi (Limit) Bandwidth Mikrotik Dengan Simple Queue Mikrotik

Cara Membatasi (Limit) Bandwidth Mikrotik dengan Simple Queue Mikrotik - Mengatur dan membatasi pemakaian Bandwidth internet memang suatu hal yang penting saat koneksi internet kita terbatas, contohnya kuota bandwidth yang terbatas dari ISP. Kita perlu membatasi kuota bandwidth tiap user yang terkoneksi ke Router Mikrotik. Pada Router Mikrotik sendiri sudah tersedia fitur yang sanggup membatasi (limit) bandwidth yaitu Queue. Ada dua macam Queue pada Mikrotik :
  1. Queue Simple : merupakan cara termudah untuk melaksanakan management bandwidth yang diterapkan pada jaringan skala kecil hingga menengah untuk mengatur pemakaian bandwidth upload dan download tiap user.
  2. Queue Tree : ibarat mirip queue simple tapi lebih rumit, yaitu sanggup melaksanakan pembatasan bandwidth menurut group bahkan secara hierarki. Kita harus mengaktifkan fitur Mangle pada Firewall kalau ingin menggunakan Queue Tree.
Pada artikel kali ini kita akan membahas fitur Queue Simple dulu. Oke, mari kita belajar mikrotik bersama :)

Untuk pembahasan Queue Simple kali ini kita akan mencoba praktek membuat limit Bandwidth semua user dengan mikrotik. Silakan buka Winbox nya dan pilih hidangan Queues, maka akan muncul tampilan berikut :

Sebelum kita mulai membatasi Bandwidth internet dengan mikrotik, pastikan dulu berapa Bandwidth Internet yang anda sanggup dari ISP yang anda pakai. Sehingga nantinya nilai Bandwidth yang dilimit tidak melebihi alokasi Bandwidth dari ISP. Misalnya bandwidth dari ISP sebesar 1 Mbps, maka limit bandwidth nya diset lebih kecil atau sama dengan 1 Mbps.

Untuk menambahkan Simple Queue gres klik tombol +, maka akan muncul tempilan ibarat berikut :


Ada beberapa tab di jendela Simple Queue tersebut, namun kita hanya akan menggunakan tab General dan Advanced saja. 

Tab General
Pada tab General ada beberapa pilihan yang sanggup diseting. Yang perlu kita perhatikan dengan seksama yaitu pilihan Target Address dan Max Limit. 

Target Address

Anda sanggup mengisis Target Address dengan IP address tertentu yang ingin anda batasi Bandwidth nya, misal 192.168.100.0/24. Dari gambar di atas sanggup dilihat untuk Target Address kosong, ini berarti konfigurasi limit Bandwidth ini berlaku untuk semua alamat IP. 

Max Limit

Max Limit ialah alokasi bandwidth maksimal yang sanggup didapatkan user, dan biasanya akan didapatkan user kalau ada alokasi bandwidth yang tidak dipakai lagi oleh user lain. Jangan lupa centang Target Upload dan Target Download untuk mengaktifkan fitur ini, pilih besar Bandwidth yang ingin dilimit pada Max Limit. Misalnya upload : 256kbps download : 1Mbps.

Besar limit Bandwidth untuk upload lebih rendah daripada download nya alasannya ialah memang user biasanya lebih banyak melaksanakan download (browsing, download musik, file, dll) daripada upload. Anda sanggup menentukan sesuai keinginan.

Anda juga sanggup menentukan waktu kapan dan berapa usang Simple Queue ini akan mulai berjalan dengan menentukan opsi Time.

Tab Advanced


Pada tab Advanced hal yang perlu diperhatikan pada opsi Interface dan Limit At. 

Interface
Pilih interface mana yang ingin dibatasi bandwidth nya, contohnya interface Wlan1 untuk membatasi koneksi internet via wireless. Jika ingin membatasi bandwidth di semua Interface pilih all.

Limit At
Limit At ialah alokasi bandwidth trendah yang sanggup didapatkan oleh user kalau traffic jaringan sangat sibuk. Seburuk apapun keadaan jaringan, user tidak akan mendapat alokasi bandwidth dibawah nilai Limit At ini. Makara Limit At ini ialah nilai bandwidth terendah yang akan didapatkan oleh user. Nilai nya terserah anda mau diisi berapa. Misalnya diisi upload 128kbps download : 512kbps.

Untuk opsi lainnya akan dibahas pada artikel Tutorial Mikrotik Indo selanjutnya.

Nah, dari konfigurasi tersebut, maka karenanya kalau semua user sedang menggunakan koneksi internet dan kondisi jaringan sibuk maka tiap user akan mendapat bandwidth sebesar 128kbps/512kbps. Jika satu atau beberapa user tidak sedang menggunakan koneksi maka alokasi bandwidth akan diberikan ke user yang sedang terkoneksi. Dan kalau hanya satu user yang menggunakan koneksi maka user itu akan mendapat alokasi bandwidth maksimal 256kbps/1Mbps.

Klik ok untuk menambahkan Simple Queue tersebut, sehingga akan muncul di queue list.


Pada gambar di atas, ada dua Simple Queue, yaitu Simple Queue yang terbentuk secara otomatis oleh Hotspot di artikel sebelumnya Cara Membuat Hotspot di Mikrotik : Seting dasar Hotspot Mikrotik
dan Simple Queue yang gres dibuat. Jika ada dua konfigurasi berbeda maka akan dihukum dari atas ke bawah (top to bottom), jadi Simple Queue hotspot dihukum dulu gres lalu Simple Queue Mikrotik Indo. Walaupun Simple Queue hotspot Tx Rx Max limit nya unlimited, tapi semua user hotspot akan mendapat bandwidth Max Tx Rx 256k/1M dari Simple Queue MikrotikIndo, sehingga Simple Queue hotspot itu tidak berlaku.

Anda sanggup mengatur konfigurasi Simple Queue sesuai selera anda sendiri. Silakan anda kembangkan sesuai harapan anda sendiri. oke, supaya Tutorial Mikrotik Indonesia wacana Cara Membatasi (Limit) Bandwidth Mikrotik dengan Simple Queue Mikrotik ini bermanfaat. Selamat belajar Mikrotik :)

Rabu, 15 Mei 2019

Tutorial Cara Memakai Modem Usb Smartfren Di Mikrotik Rb751u-2Hnd

Tutorial Cara Menggunakan Modem USB Smartfren di Mikrotik RB751U-2HnD - Sebenarnya pada artikel sebelumnya sudah pernah dibahas wacana Tutorial Share Koneksi Internet Modem USB dengan Mikrotik dengan modem Sierra dan kartu GSM 3. Nah, kali ini kita akan bahas hal yang sama memakai Modem Huawei dan kartu Smartfren. Sebelum kita mulai, sebaiknya anda baca dulu tutorial ini  Tutorial Share Koneksi Internet Modem USB dengan Mikrotik.



Oke, kita mulai belajar mikrotik untuk mengkoneksikan modem smartfren dengan Mikrotik RB751U-2HnD. Sebelumnya silakan cek apakah Modem Smartfren anda sudah support dan dikenali oleh Mikrotik. Cek disini ya.

1. Tancapkan modem Smartfren nya ke port USB Mikrotik, lalu buka Winbox.

2. Cek apakah USB Modem sudah terhubung dan dikenali oleh Mikrotik nya, buka sajian System --> Resource --> USB


3. Jika nama modem tidak muncul di daftar USB mungkin modem nya belum tertancap tepat atau modem belum dikenali oleh Mikrotik.

4.  Masuk ke sajian Interface, akan muncul interface ppp-out1 secara otomatis. 


5. Buka setingan interface itu, anda dapat memberi nama interface nya misalkan SmartFren dan klik opsi Advanced Mode untuk membuka setingan advanced lainnya.

  


6. Yang perlu diperhatikan pada tab General ialah Port nya, pastikan port yang digunakan sesuai dengan port modem nya (usb1).

7. Masuk ke Tab PPP, isikan opsi berikut :
Phone --> #777
Dial Command --> ATDT
User --> smart
Password --> smart


8. Klik Apply, lihat status dari koneksi PPP itu di pojok kanan bawah. Pastikan status nya connected yang berarti modem sudah konek.

9. Setelah modem berhasil konek, maka secara otomatis interface PPP dengan nama SmartFren itu akan mendapat IP Address Dynamic.

  
10. Jangan lupa menciptakan rule NAT Masquerade untuk interface PPP dengan nama SmartFren tadi.


11. Set juga DNS Server nya

12. Coba ping dari terminal Mikrotik nya misal ping ke google.com. Kalo berhasil berarti sudah dapat digunakan untuk browsing.

13. Sekarang terserah anda mau share koneksi internet nya via kabel LAN atau Wireless. Jangan lupa set IP address interface yang mau digunakan ya.

14. Jika ingin menciptakan Hotspot via Wireless, silakan anda baca tutorial ini Cara Membuat Hotspot di Mikrotik : Seting dasar Hotspot Mikrotik.

Oke cukup sekian saja Tutorial Mikrotik Indonesia wacana Tutorial Cara Menggunakan Modem USB Smartfren di Mikrotik RB751U-2HnD. Tutorial ini dapat anda terapkan juga dengan modem lain dan kartu lainnya. Semoga bermanfaat :)

Tutorial Cara Setting Mikrotik Rb750 Via Winbox

Tutorial Cara Setting Mikrotik RB750 via Winbox - Mikrotik RB750 yaitu salah satu jenis RouterBoard Mikrotik yang paling banyak dipakai alasannya harganya yang murah meriah. Mikrotik RB 750 mempunyai 5 buah port ethernet 10/100, dengan prosesor gres Atheros 400MHz dan sudah termasuk dengan lisensi level 4. Sayangnya RB750 tidak mempunyai interface Wireless, sehingga tidak sanggup pribadi dipakai untuk menciptakan wireless Hotspot. Agar sanggup menciptakan wireless Hotspot perlu ditambahkan perangkat pemanis sebagai Access Point.

Oke, kali ini Tutorial Mikrotik Indonesia akan membahas tengang Tutorial Cara Setting Mikrotik RB750 via Winbox dari awal. Tutorial ini dikhususkan bagi anda yang gres memakai Mikrotik RB750 ini (newbie). Oke mari kita Belajar Mikrotik RB750 bersama.



Cara Mengakses Mikrotik RB750

Silakan nyalakan Mikrotik RB750 nya, hubungkan port ether 1 ke PC memakai kabel UTP straight. Jika beru pertama kali dinyalakan maka konfigurasi default IP address ether 1 nya yaitu 192.168.88.1. Silakan anda ganti IP address ethernet PC anda ke 192.168.88.2. Kalau sudah anda sanggup mengakses mikrotik dengan Winbox, putty, telnet, atau webfig. Caranya silakan anda baca artikel ini 4 cara dalam mengakses Mikrotik. Namun aku sarankan anda memakai Winbox untuk mengakses Mikrotik RB750 nya semoga lebih mudah. Silakan anda Download Winbox Mikrotik disini.

Namun kalau anda ingin mencoba mengakses Mikrotik RB750 nya memakai basis text, misal memakai ssh (putty) atau telnet anda sanggup mempelajari perintah dasar yang sering dipakai di Mikrotik disini Kumpulan Perintah-perintah Dasar Mikrotik RouterOS.


Setting Mikrotik RB750 untuk Internet Speedy


Berikut ini yaitu cara Setting Mikrotik RB750 dengan koneksi Internet Speedy. Disini dial ke Speedy nya pribadi dari Mikrotik, tidak memakai modem ADSL.
1. Silakan set Modem ADSL anda ke mode ‘BRIDGE’, jadi kalo masih mode ‘PPPoE’ silahkan di ‘RESET’ modemnya & setting ulang.

2. Reset juga  Mikrotik RB750 nya bila masih gres atau memakai setting default bawaan Mikrotik. Caranya :
- Pada Winbox Pilih Menu System --> Reset Configuration --> Reset Configuration


- Reboot Mikrotik

3. Selanjutnya, kita mulai dengan Log In Winbox dan menentukan Mac Address (Jangan IP Address) untuk koneksi ke Mikrotik.

4. Ganti nama Interface nya
Pada Winbox Pilih Menu Interface
Klik [+] klik 2x ether1 Name=Speedy
Klik [+] klik 2x ether2 Name=Lokal

5. Ganti IP Address Mikrotik
Pada Winbox Pilih Menu New Terminal, ketik :

/ip address
Copy-Paste isyarat berikut :
add address=192.168.0.1/24 network=192.168.0.0 broadcast=192.168.0.255 interface=Lokal
add address=192.168.1.2/24 network=192.168.1.0 broadcast=192.168.1.255 interface=Speedy

6. Menambahkan PPP – PPPoE Client
Pada Winbox Pilih Menu PPP – klik [+] - PPPoE Client
Tab General Name=pppoe-speedy1 Interfaces=Speedy
Tab Dial Out Service=internet User= ****01***2**@telkom.net (Username Speedy Anda) Password=(Password Speedy Anda) Profile=Default Checklist pada Pilih Menuan ‘Add Default Route & User Peer DNS’, Pilih Menuan Allow Checklist semua, OK.

7. Menambahkan DNS
Pada Winbox Pilih Menu IP --> DNS --> Setting
Bila DNS Server  sudah muncul, tinggal memberi checklist pada Pilih Menuan ‘Allow Remote Requests’, OK
Gunakan juga DNS Server tersebut untuk PC Billing & PC Client Anda
Untuk lebih jelasnya ihwal DNS silakan baca artikel ini Cara Konfigurasi DNS Server Mikrotik.

8. Mengganti TCP/IP PC-BILLING / PC CLIENT
Setting terlebih dahulu PC/Komputer yang dipakai untuk proses instalasi mikrotik anda. Caranya :
Buka Control Panel – Network Connection – Local Area Connection – Klik kanan & Pilih Menu Properties – Internet Protocol (TCP/IP) – Properties.
Use the Following IP Address: IP Address = 192.168.0.2 Subnet Mask = 255.255.255.0 Gateway = 192.168.0.1
Use the Following DNS Server Addresses: Gunakan DNS Server & Alternatif DNS Server yang ada pada setting DNS Tadi.
Setting Mangle TCP/UDP Port

9. Mengganti Time Zone pada NTP
Karena beberapa RouterBoard/Mikrotik tidak memakai Battere CMOS, semoga zona waktu RouterBoard/Mikrotik berjalan normal maka harus kita setting.
Pada Winbox Pilih Menu System --> NTP Client
Untuk lebih jelasnya silakan lihat disini Apa itu NTP? Setting NTP Client di Mikrotik.

10. Menambahkan konfigurasi Firewall NAT (Network Address Translation)
Pada Winbox Pilih Menu IP --> Firewall --> Tab NAT atau buka New Terminal dan ketik :
/ip firewall nat
add chain=srcnat src-address=192.168.0.0/24 out-interface=pppoe-speedy1 action=masquerade comment=”NAT from 192.168.0.0/24 output to Speedy”
add chain=srcnat src-address=192.168.0.2 out-interface=Lokal action=masquerade comment=” NAT from 192.168.0.2 output to Lokal”

Sampai disini Mikrotik RB750 anda seharusnya sudah sanggup melaksanakan koneksi ke Internet, silahkan coba melaksanakan di Mikrotik nya dan coba browsing dari PC Client. Jika berhasil berarti Setingan sudah benar.

Oke, itulah tadi Setingan dasar Mikrotik RB750 untuk koneksi ke Speedy. Silakan dicoba dan semoga berhasil :)

Auto Backup Konfigurasi Mikrotik Dengan Script Dan Scheduler

Auto Backup Konfigurasi Mikrotik dengan Script dan Scheduler - Kali ini Tutorial Mikrotik Indonesia akan membahas perihal cara melaksanakan backup konfigurasi Mikrotik secara otomatis dengan memakai tool Script dan Scheduler Mikrotik. Kedua tool ini sanggup dipakai bersamaan semoga script yang kita gunakan sanggup dijalankan secara bersiklus dan otomatis oleh scheduler. Kaprikornus konsepnya, Auto backup dilakukan oleh Script lalu script itu dijalankan secara bersiklus dan otomatis oleh Scheduler. Sampe disini paham kan?

Oke mari kita lanjut Belajar Mikrotik nya sedikit latuhan Scripting ya. Langsung saja dipraktekan. Silakan buka Winbox nya.

Auto Backup Konfigurasi Mikrotik dengan Script dan Scheduler :

1. Pertama setting dulu Script nya. Masuk ke sajian System --> Scripts --> klik tombol +


2. Ganti nama script nya menjadi autobackup atau apapun terserah anda. Centang semu Policy nya.

3. Masukkan script autobackup pada opsi Source berikut script nya :
/system backup save name=NamaFile.backup

4. Hasilnya menyerupai gambar berikut ini :


5. Klik Apply --> Ok

6. Sekarang coba kita jalankan scriptnya apakah sudah sanggup mengeksekusi perintah tadi. Klik Run Script menyerupai gambar berikut :



7. Kita lihat akhirnya apakah file backup nya sudah dibuat. Masuk sajian Files pada winbox.


8. Jika file backup nya belum ada berarti script yang anda masukkan belum benar. Silakan periksa lagi. Jika sudah muncul file backup nya menyerupai gambar di atas, kita sanggup lanjut ke Scheduler.

9. Masuk sajian System --> Scheduler --> Klik tombol +


10. Ganti nama schedule nya misal Auto Backup.
> Start Date : Kapan jadwal script ini akan mulai dijalankan secara otomatis.
> Start Time : Jam berapa jadwal script ini akan mulai dijalankan secara otomatis.
> Interval : Berapa rentang waktu jadwal script ini akan mulai dijalankan secara otomatis.
> On Event : Jadwal apa yang mau dijalankan. Diisi nama Script nya.
Silakan isi semua opsi tersebut sesuai impian anda. Kalo resah sanggup lihat pola di gambar ini :

 
11. Maksud dari konfigurasi di atas ialah Schedule akan mengeksekusi Script autobackup dimulai pada tanggal 20 April 2013 pada dan tiap jam 20.00 dengan selang waktu (interval) 7 hari sekali. Kaprikornus tiap ahad jam 8 malam script autobackup akan dieksekusi.

12. Kalo sudah klik Apply --> OK

Nah hingga sini Auto Backup Konfigurasi Mikrotik dengan Script dan Scheduler sudah sanggup digunakan. Silakan anda coba praktekan. Untuk tahap selanjutnya akan dibahas pengiriman file auto backup konfigurasi Mikrotik via Email. Kunjungi terus blog Tutorial Mikrotik ini ya ;)