Tampilkan postingan dengan label Hotspot. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hotspot. Tampilkan semua postingan

Kamis, 16 Mei 2019

Cara Menciptakan Hotspot Di Mikrotik : Seting Dasar Hotspot Mikrotik

Cara Membuat Hotspot di Mikrotik : Seting dasar Hotspot Mikrotik - Router Mikrotik merupakan router yang mempunyai fitur lengkap. Salah satu fitur yang cukup terkenal dan banyak dipakai dari Router Mikrotik itu sendiri ialah Hotspot. Tahukah anda perbedaan internet sharing biasa dengan Hotspot? Mungkin anda sering menemukan sinyal internet wifi yang di password dengan memakai WPA atau WEP. Anda akan sanggup internetan kalau memasukkan password dengan benar. Kaprikornus siapa saja sanggup mengakses wifi itu kalau tau password nya alasannya ialah password nya hanya ada satu.

Berbeda dengan metode Hotspot, yang mana kebanyakan wifi hotspot tidak di password dan semua user sanggup konek kemudian akan diarahkan ke halaman login di Web Browser. Tiap user sanggup login dengan username dan password yang berbeda-beda. Metode semacam inilah yang sering kita temukan di wifi Cafe, Sekolah, kampus, maupun area publik lainnya.

Nah, kini kita akan membahas Tutorial Mikrotik Indonesia dengan mencoba menciptakan dan seting mikrotik sebagai Hotspot. Namun sebelumnya anda perlu tau apa saja kelebihan Hotspot dengan memakai Mikrotik. Dengan memakai Mikrotik sebagai Hotspot, anda sanggup mengkonfigurasi jaringan wireless yang hanya sanggup dipakai dengan username dan password tertentu.

Anda juga sanggup melaksanakan administrasi terhadap user-user tersebut. Misalnya, mengatur durasi total penggunaan hotspot per user, membatasi berapa besar data yang sanggup di download tiap user, mengatur konten apa saja yang boleh diakses user, dll.

Oke, udah tau kan apa saja kelebihan dan fitur-fitur hotspot mikrotik. Sekarang lanjut Balajar Mikrotik eksklusif ke praktek nya. Kita mulai dengan konfigurasi dasar hotspot nya dulu ya.

1. Tentukan interface yang akan dibuatkan hotspot. Karena kita akan menciptakan hotspot via wifi maka pilih interface wlan. Disini aku asumsikan memakai wlan1. Aktifkan wlan1 dan gunakan mode AP Bridge, isikan SSID dengan nama hotspot anda.



2. Beri IP address interface wlan1, contohnya 192.168.100.1/24
ip address add address= 192.168.100.1/24 interface=wlan1

Atau sanggup melalui winbox, masuk ke sajian IP --> Address


3. Sekarang kita mulai menciptakan Hotspot untuk wlan1. Untuk lebih gampang nya kita memakai wizard Hotspot Setup. Masuk ke sajian IP --> Hotspot --> Hotspot Setup



4. Pilih Hotspot Interface : wlan1 --> klik Next

5. Selanjutnya mengisikan IP address dari wlan1 dan centang Masquerade Network. klik Next


6. Menentukan range IP address yang akan diberikan ke user (DHCP Server), misal : 192.168.100.10-192.168.100.254. Kaprikornus user akan diberikan IP secara otomatis oleh DHCP Server antara range IP tersebut.


7. Memilih SSL certificate. Pilih none saja, klik Next.


8. IP Address untuk SMTP Server kosongkan saja. Klik Next.



9. Memasukkan alamat DNS Server. Isikan saja dengan DNS Server nya Google : 8.8.8.8 dan 8.8.4.4. Klik Next.



10. Memasukkan nama DNS untuk local hotspot server. Jika diisi nantinya akan menggantikan alamat IP dari wlan1 sebagai url halaman login. Jika tidak diisi maka url halaman login akan mengguakan IP address dari wlan1. Kosongkan saja, klik next.


11. Hotspot sudah berhasil dibuat. Silakan anda coba koneksikan laptop anda ke wifi hotspot anda.



12. Buka browser dan kanal web sembarang, contohnya mikrotikindo.blogspot.com maka anda akan dialihkan ke halaman login hotspot mikrotik. Pastikan alamat web yang dituju tidak memakai protokol https tetapi memakai http. Jika memakai HTTPS maka redirect ke login page akan error.

13. Silakan coba login dengan username : admin dan password : kosong. 
14. Jika berhasil login berarti Hotspot sudah beres.
15. Untuk mengedit dan menambahkan user silakan masuk ke sajian IP --> Hotspot --> klik tab Users




Jika teman-teman masih kurang paham dan resah wacana cara konfigurasi mikrotik hotspot ini, teman-teman sanggup coba lihat Video Tutorial Penjelasan dan Cara Setting Hotspot Mikrotik Berikut ini :


 




Oke cukup sekian dulu tutorial wacana Cara Membuat Hotspot di Mikrotik : Seting dasar Hotspot Mikrotik. Untuk pembahasan fitur hotspot mikrotik lainnya menyerupai klarifikasi sajian tab Hotspot dan user manager memakai RADIUS Server silakan sanggup Anda cari disini :
https://mikrotikindo.blogspot.co.id/search/label/Hotspot

Selamat Belajar Mikrotik, Good luck :)

Rabu, 15 Mei 2019

Download Halaman Login Hotspot Mikrotik

Download Halaman Login Hotspot Mikrotik - Bagi anda yang ingin mengganti halaman login hotspot mikrotik dengan tampilan yang keren, anda sanggup mendownload contoh halaman login hotspot mikrotik menyerupai berikut ini :


Silakan anda Download Halaman Login Hotspot Mikrotik disini :
LoginMikrotik.rar

Password : mikrotikindo.blogspot.com

Untuk cara mengedit nya sanggup dibaca disini :
Cara Mengganti Halaman Login Hotspot Mikrotik

Cara Install Dan Seting User Manager Mikrotik

User Manager di Mikrotik sangat mempunyai kegunaan untuk menegemen user di Mikrotik, contohnya user pada hotspot. Dengan User Manager kita sanggup menambahkan, mengatur, dan memantau user dengan mudah. User Manager yaitu suatu aplikasi administrasi sistem di dalam mikrotik yang juga berfungsi sebagai radius server yang sanggup dipakai untuk :
  •  HotSpot users,
  •  PPP (PPtP/PPPoE) users,
  •  DHCP users,
  •  Wireless users,
  •  RouterOS users.
  • dll

Nah, kali ini kita akan Belajar Mikrotik tantang User Manager Mikrotik. Perlu anda ketahui bahwa tidak semua RouterOS Mikrotik sudah ter-install fitur User Manager. Makara silakan cek dulu apakah paket user manager sudah ter-install di Mikrotik anda apa belum. Kalo belum berarti harus diinstall dulu.

Tutorial Cara Install dan Seting User Manager Mikrotik

Cek apakah paket User Manager sudah terinstall di Mikrotik.
Buka Winbox, masuk sajian System --> Packages
Jika belum ada user-manager pada daftar packages berarti user manager belum terinstall



Anda juga sanggup mengecek dengan mengakses user manager eksklusif dari browser. Buka browser susukan http://ipaddressmikrotik/userman, contohnya : http://192.168.10.5/userman
Jika fitur User Manager belum terinstall maka akan muncul pesan Error code 404 Not Found.


Jika fitur User Manager Mikrotik anda belum terinstall maka anda harus menginstall nya. Tapi sebelumnya anda harus meng-upgrade RouterOS Mikrotik anda ke versi terbaru sesuai yang ada di web Mikrotik.com. Mengapa harus upgrade dulu? Karena paket user manager kita download dari web mikrotik.com dan paket nya hanya kompetibel dengan versi RouterOS terbaru yang ada di halaman download Mikrotik. Makara untuk amannya silakan upgrade dulu RouterOS mikrotik anda ke versi terbaru. Silakan baca Tutorial Cara Upgrade RouterOS ke Versi Terbaru untuk lebih jelasnya :)

Selanjutnya silakan anda masuk ke halaman mikrotik.com/download. Pilih jenis RouterBoard Mikrotik anda -->  Pilih versi RouterOS Mikrotik anda --> download All packages. Misalnya menyerupai gambar berikut :



Extract file hasil download --> copy file user-manager.npk


Buka sajian Files pada Winbox Mikrotik --> klik sajian paste --> pastikan paket user manager sudah muncul di daftar files dan ter-upload di root direktori, bukan di sub direktori.



Reboot (restart) Mikrotik untuk menginstall paket user manager secara otomatis.

Silakan cek lagi di sajian System --> Packages apakah paket user manager sudah terinstall apa belum.



Jika sudah muncul di daftar packages, coba susukan user manager nya di browser menyerupai sebelumnya. Buka browser, susukan http://ipmikrotik/userman, misal : http://192.168.10.5/userman
Harusnya akan muncul halaman login User Manager Mikrotik. 


Untuk login nya sama menyerupai login default nya RouterOS username : admin dan tanpa password. Jika sudah login akan muncul dashboard user manager nya : 



Sekarang hotspot Mikrotik nya sanggup memakai fitur user manager ini untuk memudahkan managemen user.

Kenapa User Manager Tidak Bisa ter-install?


Ada Beberapa kemungkinan yang sanggup menyebabkan kita gagal menginstall User Manager Mikrotik. Silakan baca artikel berikut :
Alasan Kenapa Tidak Bisa Install file NPK di Mikrotik dan cara mengatasinya

Oke sekian dulu Tutorial Cara Install dan Seting User Manager Mikrotik. Untuk penggunaan user manager pada Hotspot Mikrotik Silakan baca Artikel berikut ini :
Cara Setting User Manager dengan Hotspot Mikrotik

Simak terus artikel Tutorial Mikrotik Indonesia di blog ini ya ;) 

Cara Mengganti Halaman Login Hotspot Mikrotik

Cara Mengganti Halaman Login Hotspot Mikrotik - Bagi anda yang sudah menciptakan Hotspot di Mikrotik nya pastinya tau kan gimana tampilan halaman login default Mikrotik nya. Tampilannya simple dan cenderung membosankan. Nah, bergotong-royong Halaman Login Hotspot Mikrotik sanggup kita edit, modifikasi, dan ganti sesuai cita-cita kita loh. Makara halaman login default Mikrotik yang simple itu sanggup kita buat jadi keren abis. Gimana caranya? Gampang kok, konsepnya hampir sama kaya bikin web sederhana. Makara anda paling tidak harus ngerti bahasa HTML sedikit-sedikit, dan sedikit sentuhan desain tentunya.

Oke, sebelum mulai Belajar Mikrotik kali ini persiapkan dulu senjatanya :
> HTML editor : Dreamweaver, Notepad++, dll
> Picture editor : CorelDraw, Photoshop, dll

Pastikan Hotspot Mikrotik anda sudah jalan, coba jalan masuk halaman login hotspot anda di Browser.


Buka Winbox, masuk ke sajian Files. Semua file halaman login hotspot ada di folder hotspot.


Agar sanggup mengedit file nya, copy dulu file di folder hotspot itu ke komputer. Caranya sanggup dengan mengakses file itu via FTP. Buka Windows Explorer, masukkan alamat berikut : ftp://ipaddressmikrotik, contohnya : ftp://192.168.100.1
Login dengan username dan password menyerupai pada winbox.


Masuk ke folder hotspot. Copy semua file nya, ctrl + a --> copy.


Kalo sudah tinggal edit aja file .html nya pakai Dreamweaver atau Notepad++. Untuk halaman login ada di file login.html.




Save file yang udah di edit itu, terus upload ke Mikrotik nya. Caranya sama menyerupai di atas, tinggal dibalik aja copy dari komputer ke mikrotik. Coba lihat hasil editannya. Buka halaman login Mikrotik nya, akhirnya kaya gini :D

Gimana? masih membosankan tampilannya? Oke, gimana kalo diedit jadi menyerupai ini?


Keren ga? Itu halaman login hotspot Mikrotik yang aku pasang di kosan :D. Kalo anda ingin juga bikin halaman login menyerupai itu, silakan download aja teladan halaman login hotspot Mikrotik disini :
Terus edit aja file .html yang ada, contohnya login.html pakai Dreamweaver aja semoga gampang.


Untuk gambar banner dan logo nya silakan anda cari atau buat sendiri pakai CorelDraw atau aplikasi lainnya. 

Oke cukup sekian dulu Tutorial Mikrotik Indonesia perihal Cara Mengganti Halaman Login Hotspot Mikrotik. Silakan dicoba dan good luck :)

Cara Setting User Manager Dengan Hotspot Mikrotik

Cara Setting User Manager dengan Hotspot Mikrotik - Pada Artikel sebelumnya sudah pernah dibahas tentang Cara Install dan Seting User Manager Mikrotik. Kali Tutorial Mikrotik Indonesia akan membahas perihal Cara Setting User Manager untuk diintegrasikan dengan Hotspot Mikrotik. 

Artikel kali ini akan membahas bagaimana membangun managemen user yang terintegrasi menjadi satu di dalam user manager dengan memakai 2 buah perangkat Routerboard yang berbeda dimana masing-masing Router tersebut  sudah terdapat service hotspot system, untuk topologi nya menyerupai pada gambar di bawah ini


Dari topologi diatas Router B sudah terhubung ke Router A dimana masing – masing memakai ether 3,  kemudian untuk Router A dan Router B masing-masing sudah terpasang hotspot system, untuk Router A mennggunakan HotSpot Interface ether 2 dan Router B memakai wlan 1, menyerupai yang telah di jelaskan sebelumnya bahwa kita akan melaksanakan integrasi kedua hotspot system tersebut memakai user manager, dimana user manager sudah terinstall pada Router A, sebelum melangkah lebih lanjutkan akan di jelaskan instalasi User manager dan Hotspot system.

User manager sanggup kita jalan masuk dari webbrowser dengan alamat http://ip-router/userman

Instalasi Radius pada Hotspot Router A dan Router B
Setelah Package User manager sudah terinstal dan Hotspot System sudah berjalan, langkah selanjutnya ialah lakukan integrasi memakai Radius Server
Konfigurasi pada Hotspot
 
Masuk di sajian IP Hotspot Sever Profiles,  pilih hsprof1 centang parameter Use Radius, setelah itu klik tombol Apply


Langkah selanjutnya pilih sajian Radius, lalu klik Add (tombol (+) merah) alasannya ialah kita memakai Hotspot centang parameter “Hotspot” , lalu tentukan address dan screet
  • Jika hotspot dan Radius Server masih dalam satu router maka untuk Address kita isi dengan “127.0.0.1”
  • Isi screet dengan kombinasi key yang unik contohnya : 123456
Untuk mengintegrasikan hotspot pada Router B dengan User manager pada Router A, Caranya ialah sebagai berikut : 
  • Untuk Router B alasannya ialah berfungsi sebagai Radius Client maka isikan parameter Address dengan ip yang satu segement dengan Router A (IP Gateway Router A), kalau sesuai dengan topologi maka Address yang di isi ialah “192.168.5.215”
  • Isikan secret dengan kombinasi Key, sanggup berbeda dengan Router A atau sanggup Sama
Instalasi Radius pada User manager Router A
Cara konfigurasinya ialah dengan masuk ke halaman User manager memakai aplikasi web browser dengan alamat http:// 192.168.5.215/userman
Langkah selanjutnya login pada halaman userman, secara default untuk username “admin” dan password kosong

\Tambahkan di sajian “Routers” untuk menghubungkan Radius pada Router A dengan user manager, klik Add pilih New kemudian isikan parameter berikut
  • Isikan parameter Name dengan nama routerA
  • karena Radius pada Router A dan User manager terdapat di dalam satu router (Router A) maka isikan IP Address dengan “127.0.0.1”
  • Shared secret kita sesuaikan dengan parameter secret yang ada di sajian Radius
  • Jika sudah tekan tombol Add 
Tambahkan juga di sajian “Routers” untuk menghubungkan Radius pada Router B dengan user manager yang terpasang di Router A, klik pilihan Add New lalu isikan parameter berikut
  • Isikan parameter Name dengan nama routerB
  • karena Radius pada router B tidak terhubung pribadi dengan User manager yang berada di Rouer A maka isikan IP Address yang satu segment (direct connect) dengan Router A, sesuai topologi yang dijelaskan sebelumnya untuk IP Address kita set “192.168.5.223”
  • kemudian untuk Shared secret kita sesuaikan dengan parameter secret yang ada di sajian Radius Router B
  • Jika sudah tekan tombol Add 

Langkah selanjutnya selanjutnya pilih sajian Profiles tab Profiles untuk memilih limitasi yang akan di berikan kepada setiap user

tentukan limitasi yang akan di berikan kepada user, pilih Menu Profiles tab Limitations kemudian tentukan nilai Uptime, Download, Upload dan sebagainya
Langkah terakhir untuk menunjukkan hak jalan masuk internet pada  client yang berada di bawah Router A dan Router B kita sanggup menambahkannya di sajian Users tab Add, Sebagai contoh 
  • Untuk client  Router A Username : User2, Password : User2, Assign profile : 1jam

  • Sedangkan untuk client yang berada di bawah Router B kita buat Username = User3, Passwrod = User 3 lalu untuk Assign profile = 1 jam 

Sampai di sini setiap user yang berada di bawah Router A dan router B sudah sudah sanggup kita managemen memakai user manager yang terpasang pada Router A,  kita sanggup memastikan kalau konfigurasi yang kita buat sudah benar maka setiap user yang telah login jalan masuk internet akan tercatat pada sajian Seasson

Demikianlah artikel perihal Cara Setting User Manager dengan Hotspot Mikrotik. Semoga bermanfaat :)


Referensi :
http://www.mikrotik.co.id/artikel_lihat.php?id=46
https://namawebmu.blogspot.com/search?q=cara-install-dan-seting-user-manager

Virtual Access Point Mikrotik

Virtual Access Point (VAP) pada Mikrotik yaitu interface virtual yang sanggup dipakai untuk menciptakan beberapa Access Point dari satu interface Wireless fisik. Kaprikornus hanya dengan satu interface Wireless fisik saja kita sanggup menciptakan banyak Access Point dengan SSID, IP address, dan MAC Address yang berbeda tiap AP nya. 

Virtual Access Point pada Mikrotik juga sanggup memakai DHCP Server pada masing VAP nya. Selain itu kita juga sanggup mengatur firewall pada interface VAP ini. Fitur tersebut sama menyerupai pada Virtual LAN (VLAN) pada jaringan kabel. 

Contoh penggunaan Virtual Access Point Mikrotik contohnya saat anda hendak menciptakan dua buah hotspot pada kantor anda, dimana satu hotspot dipakai sebagai hotspot khusus karyawan, sedangkan satunya khusus untuk tamu kantor. Anda sanggup menciptakan hal tersebut hanya dengan sebuah Mikrotik yang mempunyai satu interface wireless fisik. Tentu saja dengan memanfaatkan fitur VAP ini.

Cara menciptakan VAP di Mikrotik ini sangat mudah. Buka Winbox, masuk ke hidangan Wireless --> Aktifkan interface wireless nya --> Set Wlan dengan mode AP Bridge --> Atur parameter lainnya sesuai impian anda.


Selanjutnya, masih di jendela Wireless Tables, klik tombol + dan pilih VirtualAP.

Pada Tab General anda sanggup merubah nama VAP dan MAC Address nya. Sedangkan pada tab Wireless, anda sanggup merubah nama SSID (Service Set Identifier) nya. 

Master Interface yaitu interface wireless fisik yang dimiliki oleh Mikrotik tersebut. bila Mikrotik hanya punya satu interface Wlan, maka Master interface nya hanya satu.

VAP ini juga sanggup diberikan Security Profile yang berbeda dari master interface nya. Silakan anda buat Security profile nya dan pasangkan pada VAP yang diinginkan. 

Secara umum VAP ini mempunyai fitur yang sama menyerupai master interfce Wlan nya. Namun, pada VAP tidak sanggup mengatur frekuensi yang digunakan, alasannya yaitu frekuensi dan pengaturan Band, channel width, mode nya mengikuti Master Interfacenya.

Salah satu hal iseng yang sanggup dilakukan dengan VAP ini yaitu saat kita ingin menciptakan ucapan atau kata-kata tertentu dengan memanfaatkan SSID pada VAP. Seperti yang saya coba lakukan untuk menciptakan ucapan kesepakatan nikah buat tetangga sebelah yang sedang nikahan :D. Jadinya menyerupai ini :

Jangan ditiru yah, ini cuma iseng aja. Kasian nanti tetangga pada resah liat banyak SSID berkeliaran disekitarnya :D.

Oke cukup sekian dulu tutorial Mikrotik Indonesia wacana Virtual Access Point Mikrotik. Selamat mencoba dan Semoga bermanfaat :)

Cara Berguru Mikrotik Tanpa Routerboard Memakai Virtualbox

Pada artikel sebelumnya saya pernah membahas tentang Tutorial Cara Belajar Mikrotik tanpa RouterBoard dengan VMWare. Kali ini hampir sama bergotong-royong masih membahas perihal Cara Belajar Mikrotik Tanpa RouterBoard namun bukan memakai VMWare melainkan VirtualBox. Oya, sebelumnya saya jelasin dulu apa itu VMWare dan VirtualBox. Makara kedua software ini sanggup menjalankan sistem operasi secara virtual didalam sistem operasi di PC/laptop kita. Misalnya kita mau jalanin Linux Ubuntu di Windows 7 PC kita. Udah ngerti kan?

Sekarang saya coba jelaskan kenapa kali ini saya memakai VirtualBox bukannya VMWare. Alasannya yaitu alasannya yaitu kelebihan VirtualBox daripada VMWare :
1. VirtualBox itu Software GRATIS, Sedangkan VMWare Workstation Tidak
2. VirtualBox lebih simpel dan praktis digunakan
3. VirtualBox lebih enteng dibandingkan VMWare
4. Dll, Dsb, Dst.. :D

Oke, kini saya coba jelaskan apa yang akan kita lakukan selanjutnya. Disini kita memakai VirtualBox untuk menjalankan RouterOS Mikrotik dan Windows XP secara virtual. Tujuannya yaitu supaya kita tetap sanggup berguru dan oprek-oprek Mikrotik tanpa harus punya RouterBoard nya. Hal ini saya lakukan alasannya yaitu saya lagi ada kiprah negara dan tidak bawa RouterBoard Mikrotik. Makara kalo mau experimen kan susah. Oleh alasannya yaitu itulah saya coba pakai Virtual Machine ini. 

Untuk lebih jelasnya silakan lihat gambar topologi yang akan kita bangkit berikut ini :


Hal yang kita butuhkan yaitu :
1. PC/Laptop yang terkoneksi ke Internet. Mau konek pake Modem, Wifi, atau lainnya terserah anda. 
2. Software VirtualBox terbaru, silakan download disini.
3. File Installer RouterOS Mikrotik, Silakan cari disini.
4. File Installer (ISO) Windows XP, Silakan sendiri ya. Googling aja :D
5. Winbox Mikrotik ada disini.
6. Secangkir kopi dan cemilan untuk menemani kita ngoprek ;)

Disini saya memakai Windows XP supaya lebih praktis konfigurasinya. Selain itu juga lebih enteng dan cepet loadingnya. Kalau anda mau pake windows lain silakan saja. Atau mau pake Linux juga ga masalah. Tapi disini saya contohkan caranya memakai Windows XP SP3.

Langsung saja, langkah-langkah nya sebagai berikut.
Langkah Instalasi :
1. Silakan Download dan Install VirtualBox nya
2. Buat VM gres untuk Windows XP, sesuaikan resource (RAM, Harddisk) dengan spek PC anda
3. Boot VM tersebut dengan installer Windows XP (ISO)
4. Jalankan VM Win XP nya --> Lakukan proses instalasi Win XP hingga selesai
5. Buat VM gres untuk Mikrotik --> Lakukan hal yang sama menyerupai pada Win XP
6. Boot VM tersebut dengan installer RouterOS Mikrotik (ISO)
7. Jalankan VM Mikrotik nya --> Lakukan proses Instalasi Mikrotik RouterOS hingga jawaban (Tutorialnya ada disini)

Langkah Konfigurasi Jaringan :
Sesuai dengan topologi di atas, kita gunakan 2 Ether pada Mikrotik. 
Ether1 untuk koneksi ke Client (Host-only) --> IP address 10.10.10.2/24
Ether2 untuk koneksi ke Internet (NAT) --> IP address otomatis dari DHCP Client

Lebih jelasnya silakan lihat Video Tutorial yang saya buat khusus untuk kalian berikut ini :

 

Oke, Semoga Tutorial Cara Belajar Mikrotik Tanpa RouterBoard Menggunakan VirtualBox ini bermanfaat. Selamat mencoba. :)

Cara Menangkal & Mengatasi Netcut Dengan Mikrotik

Cara Menangkal & Mengatasi Netcut dengan Mikrotik Ini sanggup dipakai ketika jaringan anda contohnya hotspot diputuskan oleh orang jahil yang memakai Netcut. Sudah tau kan apa itu Netcut? Intinya netcut itu sebuah tool yang sanggup dipakai untuk memutus koneksi pada jaringan. Misalnya kita mau memutus koneksi internet di jaringan hotspot supaya sanggup memakan semua bandwidth di hotspot itu. Sudah terang kan? 


Jadi kalau anda mau tau cara mengatasi netcut memakai Mikrotik, silakan simak tutorial Mikrotik Indonesia berikut ini :
    1. Pertama tama teman pake winbox semoga lebih mudah.
    2. Masuk ke IP --> DHCP Server
    3. Pilih konfigurasi DHCP yang dipakai untuk hotspot anda,
    4. Ganti waktu sewa (lease time) IP menjadi 1 hari
    5. Dan yang paling penting, aktifkan opsi Add ARP for Leases, opsi ini untuk mencegah ARP Spoofing oleh NetCut 

    Untuk lebih jelasnya lihat gambar di bawah ini :

        6. Tambahkan netmask /32 untuk single host (255.255.255.255) contonya ibarat gambar di bawah ini



        7. Sampai sini sudah tamat seting nya.
        8. Coba Cut di-jaringan hotspot tadi, jikalau setingan anda benar maka Netcut tidak akan mempan.

        Tambahan jikalau anda ingin lebih aman, silakan drop semua paket ICMP pada firewall mikrotik, dengan menambah aba-aba di bawah ini :
        /ip firewall filter add action=accept chain=input comment="default configuration \
        anti netcut, defaultnya accept)" disabled=no protocol=icmp

        Kode tersbut berkhasiat sekali untuk mengamankan hostspot anda alasannya ialah NetCut itu memakai ICMP.
        Catatan : Kalo rule ini diterapkan, jangan galau kalau di ping niscaya tidak bisa

        Sumber: https://namawebmu.blogspot.com/search?q=tutorial-mengatasi-netcut-pada-jaringan